• Galeri Foto
  • Galeri Foto
  • Galeri Foto
Solid, Profesional, Tangguh, Modern, Berwawasan Kebangsaan dan Dicintai Rakyat..

ANGGOTA SATGAS TMMD KE 103 TA. 2018 KODIM 0410/KBL LAKSANAKAN APEL PAGI DAN DO’A SEBELUM LAKSAKAN KEGIATAN

Penrem 043/Gatam.

     Bandar Lampung,  Anggota Satgas TMMD Ke 103 TA. 2018 Kodim 0410/KBL Sebelum Laksakan Kegiatan pengerjaan, jum’at (19/10)  pkl.7.20 wib melaksanakan Apel Pagi sekaligus berdo’a, memohon ke pada Allah SWT agar diberi kekuatan, kesehatan dan keselamatan dalam melaksanakan kegiatan dihari yang ke lima.

     Apel pagi anggota Satgas TMMD ke 103 Kodim 0410/KBL tahun 2018, langsung di pimpin Wadanramil 410-05/TKP Kapten Inf Syamsudin, dan dihadiri pula  Danramil 410-05/TKP Mayor Inf Haryono dan Batuud Koramil 410-05/TKP Pelda M Fadjri yg bertempat di lapangan Desa Sumber Agung Rt 04 LK III kelurahan Sumber Agung Kec. Kemiling Kota Bandar Lampung.

     Adapun tujuan dilaksanakannya apel pagi bagi Anggota Satgas TMMD dimaksudkan, mengecek kesiapan dari Prajurit itu sendiri menyangkut kesehatan atau ada kepentingan yang lain guna dilaporkan ke komando atas, sekaligus untuk mendapatkan info atau arahan terkait dengan TMMD.

     Pada kesempatan tersebut Wadanramil 410-05/TKP Kapten Inf Syamsudin, selaku pengambil apel menyampaikan, “ Kita melaksanakan apel pagi disini guna melakukan pengecekan prajurit, yang siapa tau ada yg sakit atau ijin pergi kemana, supaya bisa tahu dan akan kita dilaporkan ke komando atas “.

     “ Untuk  material  apabila sudah ada untuk bagian jalannya, nanti kita melaksanakan pengerjaan pemasangan gorong gorong, agar diselesaikan pengerjaannya “ ujar  Kapten Inf Syamsudin.

     Lebih lanjut Wadanramil nyampaikan, “ Silaturahmi atau Anjangsana saat berada di rumah warga agar terus ditingkatkan, agar terciptanya ikatan yang baik antara prajurit dengan masyarakat disekitar kelurahan Sumber Agung, laksanakan semua kegiatan dengan penuh semangat dan bertanggung jawab pada pekerjaan, upayakan setiap hari nya harus ada target capaian yang di laksanakan agar waktu yang telah ditentukan  dapat tercapai “ tutup Wadanramil 410-05/TKP Kapten Inf Syamsudin.

Danrem 043/Gatam Lepas Mapala Ke Sumatera Barat

Penrem 043/Gatam.

     Bandar Lampung 19/10/18. Komandan Korem 043/Gatam Kolonel KAV. Erwin Djatniko, S.Sos. melepas Mapala dari perwakilan Prov Lampung yang hendak berangkat ke sumatera barat selama 1 minggu.

     Danrem berpesan selama kegiatan Gladian Nasional ke XIV yang terpusat di sumatera barat para peserta selalu menjaga faktor keamanan dan kesehatan selama berada di sana.

     “Pada saat berangkat maupun pulang jumlah peserta harus sama, tidak boleh kurang hal seperti itu tidak boleh terjadi karena saya percaya yang ada di depan saya fisiknya pasti sudah sangat siap tambah”, danrem.

KASITER KOREM 043/GATAM LETKOL INF SAHNUN TINJAU DI LOKASI TMMD KE - 103 KODIM 0410/KBL

Penrem 043/Gatam.

     Bandar Lampung, Kepala Seksi Teritorial Korem 043/Gatam Letkol Inf Sahnun, kamis (18/10) pkl. 10.30 WIB melaksanakan kunjungan sekaligus meninjau pelaksanaan kegiatan di lokasi TMMD ke 103 Kodim 0410/KBL, di Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung.

     Turut serta melaksanakan peninjauan bersama Kasiter Korem 043/Gatam, Dandim 0410/KBL Letkol Arm Wahyu Jatmiko S.Sos.MM, Kabid Binamarga Pemkot Bandar Lampung Bpk. Supardi, Pasi Bakti Korem 043/Gatam Mayor Inf Asrin, Danramil 410-04/TKT Mayor Inf Sutoto, Pasiops Kodim 0410/KBL Kapten Inf Bunyamin, Dan SSK TMMD ke 103 Kapten Inf Syamsudin.

     Rombongan Kasiter Korem 043/Gatam langsung menuju beberapa titik sasaran lokasi TMMD ke 103 Kodim 0410/KBL didampingi Mayor Inf Sutoto, Kapten Inf Syamsudin dan Kapten Inf Bunyamin.

     Dalam keterangan yang diperoleh Panrem dari Danunit Intel Kodim 0410/KBL Lettu Inf Suyitno, menyampaikan, " Tujuan Kasiter  Korem 043/Gatam meninjau ke lokasi, ingin mengetahui secara langsung pelaksanaan kegiatan yang ada lokasi, sekaligus ingin beliau mensupport moril para anggota Satgas TMMD, agar dalam melaksakan pekerjaan tetap semangat "

     " Selain dari pada itu, Peninjauan ini merupakan bentuk pengawasan dari komando atas terkait pelaksanaan kegiatan TMMD ke 103 Tahun 2018 Kodim 0410/KBL yang berada di Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung " ujar Lettu Inf Suyitno.

WARGA KEMILING ANTUSIAS DAPAT PENYULUHAN WAWASAN KEBANGSAAN DI LOKASI TMMD KE 103 KODIM 0410/KBL

Penrem 043/Gatam.

     Bandar Lampung, Dalama rangka menumbuh kembangkan rasa cinta kepada tanah air, Bangsa dan Negara,  Danramil 410-06/Kedaton Mayor Inf Anang Nugroho, mengisi kegiatan Non Fisik di lokasi TMMD yang ke 103 Ta. 2018, memberi materi  penyuluhan wawasan kebangsaan Kepada Masyarakat  Kelurahan  Sumber Agung Kecamatan Kemiling Bandar Lampung,  kamis (18/10) pkl 09.00 WIB, di Aula Kantor  Kelurahan  Sumber Agung.

     Kegiatan Penyuluhan Wawasan Kebangsaan di ikuti 70 orang warga Kelurahan Sumber Agung, dan dihadiri Lurah Sumber Agung  Bpk.Dessi Adha S.Ip, Serma Edy Susanto (Babinsa kelurahan), Brigadir  Eko prasetyo (Babinkamtibmas), para Ketua RT Kelurahan Sumber Agung  dan para pejabat Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Kemiling Bandar Lampung.

     Di kesempatan tersebut Pemateri Danramil 410-06/Kedaton Mayor Inf Anang Nugroho,  penyampaian “ Tujuan dilaksanakan nya wawasan kebangsaan ini di sampaikan, guna membangkitkan kembali rasa kebanggaan sebagai bangsa Indonesia, nilai  kebudayaan, norma kehidupan dan wawasan Nusantara, untuk secara bersama sama turut berperan aktif dalam membangun bangsa dan negara yang kita cintai ini “

     “ Rasa cinta tanah air dan rela berkorban membela bangsa dan negara harus terpatri dalam kehidupan bermasyarakat di lingkungan kita ini, dengan demikian tidak akan terjadi dan dapat kita cegah gejala - gejala  konflik baik  konflik sosial, suku, Agama,Ras dan antar golongan, dengan mengedepankan musyawarah dan mufakat secara Arif dan bijaksana dengan mengedepankan dudaya kearifan lokal “ ujar mayor Inf Anang Nugroho.

     Lebih lanjut Mayor Inf Anang Nugroho menyampaikan, “ Mari kita bersama sama untuk melawan peperangan yang saat ini sedang di lancarkan oleh pihak lawan yaitu peperangan dengan menggunakan Proxy war (peperangan dengan menggunakan pihak ketiga) oleh karena itu, mari kita bersama sama untuk saling bersatu padu agar Negara NKRI tetap utuh dan waspadai bila ada pihak yg akan memecah belah persatuan NKRI “.

     “ Kita sebagai bangsa yang besar, terdapat perbedaan perbedaan dalam kehidupan sehari hari,  namun kita tetap harus rukun dan bersatu dalam menjaga sekaligus  mengharumkan nama besar bangsa Indonesia  baik di kancah  nasional maupun internasional, akhirnya saya mengajak para peserta untuk menularkan kepada warga yang lain, betapa pentingnya pengetahuan wawasan kebangsaan untuk  kehidupan di lingkungan kita sehari hari, demi tegak kokohnya Negara Republik Indonesia yang aman, tentram dan sejahtera dalanm bingkai NKRI “ tutup Mayor Inf Anang Nogroho.

Kasad : Penanggulangan Terorisme Memerlukan Tindakan Komprehensif Dan Sinergis Secara Multilateral.

Penrem 043/Gatam,

  WASHINTON -  Penanggulangan terorisme memerlukan upaya tindakan komprehensif yang menyentuh akar permasalahan utama tanpa memberikan label pada satu kelompok, seperti agama, negara atau ras.

  Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Mulyono saat mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto pada acara  The 2018 _Chiefs Of Defense Conference_ di Washinton, D.C, Amerika Serikat, Selasa (16/10/2018).

_Chiefs of Defense Conference_ merupakan forum internasional puncak tahunan bagi para Panglima Militer dari mitra pertahanan AS di seluruh dunia. Pertemuan yang baru dilaksanakan tiga kali oleh AS ini, berlangsung selama satu hari penuh dan dipimpin langsung oleh Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Joseph Dunford.

  Tujuan penyelenggaraan tahun ini lebih difokuskan kepada kerjasama transregional serta mempertahankan dari ancaman Violent Extremis Organization (VEO) melalui pendekatan strategik hubungan militer guna meng-counter terorisme.

  Pada kesempatan tersebut, Kasad Jenderal TNI Mulyono yang mewakili Panglima TNI menyampaikan tentang situasi kerjasama _regional trilateral_ antara Indonesia, Philipina dan Malaysia di Laut Sulu atau yang dikenal dengan _Terrorist Triangle Transit_.

 Terkait isu tersebut, Kasad menyampaikan bahwa untuk mengantisipasi potensi ancaman yang ada dilakukan dengan kegiatan patroli maritim dan patroli udara bersama serta berbagi informasi antar militer ketiga negara ini. 

“Dalam konteks yang lebih luas, karakteristik trans nasional dari terorisme yang memiliki jaringan internasional,  untuk menghadapinya membutuhkan pemanfaatan ASEAN sebagai forum utama penting dalam kerja sama penanganan terorisme. Ini semakin urgen,  dengan beralihnya pola gerakan terorisme dari yang semula terpusat di Timur Tengah, menjadi tersebar ke berbagai belahan dunia”, tegas Kasad.

  Kasad Jenderal TNI Mulyono menjelaskan, menyadari akan kompleksitas permasalahan serta pentingnya strategi yang komprehensif, Pemerintah Indonesia mengupayakan agar pola penanganan yang diambil di tingkat nasional selaras dengan upaya dalam lingkup regional dan global,”sambungnya.

  Kasad juga menyampaikan pandangannya bahwa solusi _smart approach_ yang bersifat multi aspek dan berjangka panjang sangat efektif dalam menghadapi perkembangan organisasi ekstrimis di kawasan Indo-Pasifik.

  Hal ini dikarenakan diwilayah ini banyak sekali permasalahan kesenjangan diberbagai aspek kehidupan yang dapat digunakan sebagai ruang hidup organisasi ekstrimis.

 “Solusi dengan _hard approach_ tidak akan menghentikan berkembangnya ekstrimisme. Persoalan ini, bukan hanya masalah keamanan dan pertentangan kelompok. Kita harus berjalan bersama dalam suatu wadah internasional, dan merumuskan langkah-langkah konkrit untuk menyelesaikan akar dari permasalahan secara berkelanjutan”, tegasnya.

  Selain penyampaian situasi kerjasama regional terkait penanganan isu Laut Sulu dari  Kasad Jenderal TNI Mulyono. Dalam forum ini juga terdapat penyampaian dari beberapa Panglima militer negara lain diantaranya tentang pandangan global tentang ISIS, misi NATO di Irak, G5 Shahel di Afrika Barat, RSM di Afghanistan, OP Sophia/perdagangan  manusia di Laut Mediterania serta pada bagian akhir dilanjutkan dengan diskusi.

You are here: Home